ILUSTRASI kapal selam Amerika Serikat. (FOTO: IST)
Washington (edukalteng.com) – Presiden AS Donald Trump memerintahkan dua kapal selam nuklir untuk mendekati wilayah Rusia sebagai respons terhadap pernyataan provokatif mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev.
Melalui media sosialnya, Trump menyebut langkah itu sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman.
Meskipun tidak dijelaskan apakah kapal tersebut membawa senjata nuklir atau hanya bertenaga nuklir, Trump mengklaim kedua kapal kini sudah mendekati Rusia.
Sebelumnya, Medvedev melayangkan kritik terhadap Trump di akun Telegram pada Kamis (31/7/2025). Dia menyinggung “‘Tangan Mati’ yang legendaris” yang merupakan referensi terhadap sistem otomatis yang sangat rahasia, yang diterapkan selama Perang Dingin untuk mengendalikan senjata nuklir negara itu.
Medvedev juga mengkritik keras ancaman sanksi baru Trump terhadap Rusia, menuduhnya memainkan permainan ultimatum.
Trump membalas dengan menyebut Medvedev sebagai presiden gagal yang merasa dirinya masih berkuasa dan memperingatkannya untuk berhati-hati. Meski dikenal vokal mendukung perang Ukraina dan menyebar pesan nasionalis ekstrem, pengaruh politik Medvedev dinilai terbatas dalam sistem kekuasaan Rusia saat ini. (med/sar)