BERBAHAYA - Remaja warga Kota Palangka Raya bersantai di kawasan gosong Sungai Rungan, Kelurahan Petuk Ketimpun, Senin (4/8/2025). (FOTO: SARIPUDIN)
Palangka Raya (edukalteng.com) – Dua hari pascainsiden tenggelamnya dua siswi SMPN 9 Palangka Raya, kawasan gosong Sungai Rungan di Kelurahan Petuk Ketimpun tetap ramai dikunjungi warga. Untuk mengantisipasi terjadinya insiden serupa, Polresta Kota Palangka Raya telah memasang spanduk peringatan di sekitar lokasi.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, pada Sabtu (2/8/2025) sore terjadi peristiwa tragis yang menimpa dua remaja putri siswa SMPN 9 Palangka Raya, yakni Gisella (14 tahun) warga Jalan Hiu Putih, dan Lira (14 tahun), warga Jalan Tjilik Riwut Km 8 (Gang KR Muhtar) Palangka Raya.
Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah bermain dan mandi di area gosong Sungai Rungan bersama enam rekannya (total delapan orang).
Pantauan edukalteng di sekitar lokasi pada Senin (4/8/2025) petang, terlihat kawasan tersebut tetap ramai dikunjungi warga, terutama para remaja. Namun tidak terlihat dari mereka yang bermain di badan sungai berair deras tersebut.
Pengunjung yang datang umumnya hanya untuk duduk-duduk di hamparan pasir gosong bekas tambang tradisional, berswafoto (selfie), memancing, dan menembak hewan liar (burung).
“Tetap ramai dikunjungi warga. Sepertinya mereka tidak terpengaruh kejadian kemarin (tenggelamnya dua remaja),” kata Supiyannor (47 tahun), warga Kelurahan Petuk Ketimpun.
Lokasi gosong itu sendiri menarik perhatian warga Kota Palangka Raya setelah viral di media sosial beberapa waktu sebelumnya.
Gosong adalah istilah masyarakat lokal untuk menyebut hamparan pasir di dasar sungai yang menyembul karena berkurangnya debit air di musim kemarau.
Dari perkampungan penduduk Kelurahan Petuk Ketimpun, gosong Sungai Rungan tersebut berjarak sekitar 500 meter. Lokasi itu dapat diakses dari perkampungan dengan cara berjalan kaki melewati rumah-rumah penduduk, anak sungai yang mengering, dan hutan di sisi sungai.

Guna mengantisipasi musibah serupa, pihak Polresta Palangka Raya telah memasang spanduk peringatan di sisi jalan menuju lokasi dan area gosong Sungai Rungan.
Spanduk pertama bertuliskan “Awas anak-anak. Orangtua atau wali harus selalu mengawasi anak-anak saat bermain di air/sungai”.
Spanduk kedua bertuliskan “Jangan berenang terlalu jauh. Peringatan bagi pengunjung untuk tidak berenang terlalu jauh dari tepi sungai/sampai ke tepi sungai, terutama bagi mereka yang tidak bisa berenang dengan baik”. (sar)