Pernyataan sikap komunitas ojol Palangka Raya untuk tidak mengikuti aksi demo di DPRD, Senin (1/9/2025) besok. (FOTO: IST)
Palangka Raya (edukalteng.com) – Komunitas driver ojek online (Ojol) Kota Palangka Raya memastikan tidak akan melibatkan diri pada aksi demonstrasi di DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Jalan S Parman, Palangka Raya, Senin (1/9/2025). Sebagai gantinya, komunitas ojol akan menggelar “doa bersama” pada 4 September 2025 mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Satgas “Mitra Ojol Palangka Raya” melalui unggahan pesan video yang disebarkan di berbagai platform media sosial, Minggu (31/8/2025).
“Kami Mitra Ojol Palangka Raya tidak akan mengikuti aksi demostrasi yang akan dilaksanakan besok, tanggal 1 September 2025di depan Kantor DPRD, di Palangka Raya,” kata Gandi Setiawan, Ketua Satgas Mitra Ojol Palangka Raya.
Dia melanjutkan, pihaknya mengajak para driver ojol dari berbagai aplikator yang berada di Kota Palangka Raya untuk ikut serta pada kegiatan doa bersama.
“Kami dalam kesempatan ini juga mengundang seluruh ojol Palangka Raya untuk mengikuti kegiatan doa bersama yang Insya Allah dilaksanakan pada Kamis, tanggal 4 September 2025 di Tugu Soekarno, Jalan S Parman Palangka Raya pukul 19.00 WIB,” sebut pria yang biasa disebut Bung Gandos itu.
Dia juga mengajak semua pihak untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Kota Palangka Raya, sebelum mengakhiri pesan video tersebut dengan ucapan “salam satu aspal”.
Sebelumnya, elemen gabungan mahasiswa di Kota Palangka Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Kalteng selama dua hari.
Pada hari pertama, Jumat (29/8/2025) lalu, beberapa driver ojol turut bergabung untuk menyampaikan aspirasi keprihatinan terkait meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan, akibat terlindas kendaraan taktis Brimob dalam pengamanan demo di Jakarta. (sar)