Ardi Kenzu Anarta. (FOTO: DOK PRIBADI)
Palangka Raya (edukalteng.com) – Kiprah Sanggar Tari “Sawung Batarung” Palangka Raya memang masih terbilang baru di blantika pembinaan seni tari tradisional Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng). Meski demikian, sanggar tari yang berlalamat di Jalan Junjung Buih III A nomor 117, Palangka Raya ini sudah mampu menunjukkan potensi melalui raihan prestasi.
Pada ajang “Bajenta Art Festival 2025” yang diikuti 9 sanggar tari terbaik se-Kalteng, 27 Juni 2025 lalu, Sanggar Tari Sawung Batarung meraih dua gelar bergengsi. Pertama, Juara 1 kategori Busana Tari Terbaik. Gelar kedua, Juara 1 kategori Penata Tari Terbaik yang diraih koreografer Sanggar Tari Sawung Batarung Ardi Kenzu Anarta.
“Pada festival itu kita menampilkan tari kreasi tradisional ‘Tanjung Benang’. Tari ini terinspirasi dari Tari Bahalai. Bahalai adalah kain yang lekat dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat Dayak Kalteng. Ini ditunjukkan dengan penggunaan Bahalai di berbagai ritual adat, mulai dari kelahiran hingga kematian,” terang Ardi Kenzu Anarta kepada edukalteng.com, di Sanggar Tari Sawung Batarung Palangka Raya, Rabu (2/7/2025).
Kenzu, demikian pemuda kelahiran Palangka Raya, 7 September 2002 itu disapa, menuturkan, aktivitas berkesenian tari sudah menjadi passion-nya sejak kecil.
“Ibu pegiat tari tradisional. Beliau dulu sering mengajak Saya nonton Festival Budaya Isen Mulang sehingga Saya mulai menyenangi seni tari. Ayah juga aktif sebagai pemusik tradisional, dan sampai saat ini menjadi perajin pembuatan alat musik kecapi dan katambung,” cerita Kenzu.

Mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Palangka Raya (UPR) itu melanjutkan, kedekatannya dengan seni tari semakin besar karena saudara-saudaranya sudah lebih dulu aktif di sanggar-sanggar budaya Dayak.
Alhasil, saat duduk di bangku sekolah dasar di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kenzu memberanikan diri untuk berlatih tari dengan bergabung di Sanggar “Talenta Asi”. Keterampilan bungsu dari empat bersaudara ini dalam menari terus diasah dengan bergabung di Sanggar “Kahanjak Huang” saat duduk di bangku SMP.
Selain keterampilan tari, bakat koreografi Kenzu juga terus terasah. Kegemarannya mengkerasikan gerak dan busana penari dengan tata letak panggung terbukti membuahkan sejumlah prestasi.
Bakat itu membuat instruktur dan pemandu sanggar-sanggar tempat Dia bernaung mempercayainya untuk menjadi koreografer saat tampil di berbagai even dan pertunjukan.
Setelah meraih berbagai prestasi kompetisi tari dan koreografi tingkat regional, nasional, dan internasional, Kenzu makin yakin untuk terus mengembangkan kreativitasnya sebagai koreografer. Spesifikasi yang digelutinya kini adalah penata tari tradisional dan modern etnik.

Di dunia koregrofi seni, Kenzu mengaku terinspirasi dan belajar banyak dari Bathara S Dewandoro dan Hartati. Bathara, koreografer muda nasional yang menjuarai ajang Indonesia Mencari Bakat tahun 2021 merupakan inspirasi dalam hal keselarasan gerak tari dengan seni panggung. Sedangkan Hartati menginspirasinya pada kemampuan menyampaikan pesan maknawi dari pertunjukan seni.
Ke depan, Kenzu mengaku akan terus berupaya mendedikasikan diri melalui kreasi seni tari. Obsesinya adalah dapat lebih memperkenalkan khasanah dan keluhuran seni tari tradisional Dayak Kalteng, baik di level nasional maupun internasional.
“Untuk saat ini Saya memulai dari level lokal, ajang-ajang yang dekat dengan kita dulu. Mudah-mudahan ke depan bisa menampilkan kesenian tari daerah kita ke ajang yang lebih tinggi,” harapnya. (sar)
BIODATA
Nama : Ardi Kenzu Sawung
Alamat : Jl. Junjung Buih III A nomor 117, Palangka Raya
TTL : Palangka Raya, 7 September 2002
Ayah : Budi D Sawung
Ibu : Naniek Yenita
Prestasi :
- Penata tari terbaik III Festival Tari Borneo, Kota Kinabalu, Sabah (Malaysia) tahun 2023
- Juara II Southeast Asia Zapin Awards tahun 2025
- Finalis Traditional Dance Sport PON tahun 2024
- Medali Perak Traditional Dance Sport Pra-PON 2023, Yogyakarta
- Medali Perak Traditional Dance Sport Fornas 2022, Palembang
- dan lain-lain