Reruntuhan asrama putra Ponpes Manba'u Darissalam Palangka Raya yang terbakar pada Sabtu (26/7/2025). (FOTO: RINALDI)
Palangka Raya (edukalteng.com) – Bangunan asrama putra Pondok Pesantren (ponpes) Manba’u Darussalam, Jalan Mendawai I ujung Palangka Raya, hangus jadi arang akibat kebakaran, Sabtu (26/7/2025) malam. Sebanyak 78 santri dan enam pembina kehilangan tempat tinggal akibat musibah ini.
Pantauan edukalteng.com Senin (28/7/2025), pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran asrama putra ponpes tersebut.
Informasi terhimpun menyebutkan, nyala api pertama kali diketahui Ahmad Alfianor (17 tahun), salah satu santri yang hendak mengambil wudhu jelang kegiatan salat isya berjamaah, sekitar pukul 19.00 WIB malam.
Alfianor kaget melihat kepulan asap keluar dari ventilasi ruang asrama berkonstruksi dan atap seng yang saat itu kosong dengan pintu terkunci.
Dia langsung memberi tahu para ustadz dan santri lain untuk melakukan pemadaman dan penyelamatan barang berharga. Sayangnya api cepat membesar dan menghanguskan bangunan panggung berukuran 21 x 10 meter itu.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi membenarkan terjadinya insiden itu. Dalam pernyataannya melalui akun resmi media sosial Polresta, Kapolres menyebut kebakaran terjadi saat para santri dan pengasuh pondok pesantren sedang melaksanakan salat isya.
Kapolres memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materil ditaksir lebih dari Rp 150 juta.
Kapolres menyebutkan, pihaknya telah melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Area yang terbakar telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kendati demikian,Kapolres masih belum mengungkapkan hasil penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Dia hanya menyebut, dari keterangan para saksi di lokasi kebakaran diduga berasal dari bagian belakang dalam bangunan asrama.
BUKA DONASI
Pihak pengurus Pondok Pesantren Manba’u Darissalam sendiri mengkonfirmasi akibat kebakaran ini sebanyak 78 santri dan enam orang pembina kehilangan tempat tinggal sementara. Sebagian santri terpaksa dipulangkan dan sisanya diinapkan sementara di ruangan pondok yang lain.
Guna membangun kembali asrama, pihak pondok pesantren telah membuka donasi resmi. Para dermawan yang ingin membantu pembangunan kembali asrama ini dapat datang langsung menyerahkan bantuan ke pengurus.
Penyumbang juga dapat mentransfer melalui rekening Yayasan Manba’u Darissalam dengan nomor 454301024043533 dan melakukan konfirmasi ke nomor Whatsapp pengurus 082266141113 (Ustaz Shaleh) atau 085247808628 (Ustaz M Amin Ridha). (sar/med)