Skip to content
edukalteng.com

edukalteng.com

Informasi dan Inspirasi

Primary Menu
  • BREAKING NEWS
    • TOP 4
  • Pendidikan
    • Giat Sekolah
    • Prestasi
    • Jurnalis Sekolah
    • Jurnalis Kampus
    • Eskul
    • Giat Sekolah
  • Peristiwa
    • Internasional
    • Nasional
    • Regional
    • Berita Foto
  • Seputar Kalteng
    • Provinsi
    • Kota Cantik
    • Kabupaten
  • Ragam
    • Inspirasi
    • Komunitas
    • Historia
  • Budaya
    • Kesenian
    • Wisata
    • Galeri Foto
  • Olahraga
    • Sepakbola
    • Timnas Day
    • MotoGP
  • Tajuk
    • Opini
    • Editorial
    • Si Awau
  • Home
  • Tajuk
  • Opini
  • Emas Bulutangkis SEA Games di Tengah ‘Bencana Nasional’
  • Opini

Emas Bulutangkis SEA Games di Tengah ‘Bencana Nasional’

Redaksi Desember 13, 2025
Pebulutangkis Mohammad Zaki Ubaidillah (FOTO: DOK/PBSI)
(Oleh: Rosadi Jamani)*
Kita memang sedang bersedih. Bencana tanda tangan di Sumatera hampir mendekati seribu korban jiwa. Ditambah 22 jiwa yang tewas di gedung Terra Drone. Sedih dan perih. Di tengah awan gelap itu ada secercah cahaya pelipur lara. Tim bulutangkis beregu putra sukses meraih emas usai kandaskan Malaysia 3-0. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!
Di gelanggang bulutangkis SEA Games 2025, Indonesia tiba-tiba menjelma menjadi fenomena alam. Bukan lagi tim, tapi badai tropis kategori lima yang datang tanpa permisi. Malaysia, yang awalnya siap bertempur dengan senyum optimis, mendadak seperti desa kecil yang melihat radar cuaca berubah warna merah. Dalam hitungan jam, final beregu putra berubah menjadi BMKG edisi spesial, peringatan dini, potensi angin kencang, dan hujan smes tak terduga.
Alwi Farhan adalah gempa pembuka. Ia mengguncang Leong Jun Hao 21-15 di gim pertama. Getaran itu terasa sampai tribun, mungkin skala 6,8 SR kalau mau ditulis resmi. Gim kedua 21-18 masih dalam rentang aftershock yang meretakkan mental lawan. Malaysia cuma bisa menatap langit-langit arena sambil bertanya, “Apakah tadi ada pergeseran lempeng tektonik di area depan net?”
Lalu badai kedua datang. Sabar Karyaman Gutama dan M. Reza Pahlevi Isfahani. Mereka bukan sekadar duo ganda putra, mereka adalah kombinasi angin puting beliung dan hujan batu es. Aaron Chia/Soh Wooi Yik mencoba bertahan, tapi kombinasi pertahanan rapat Sabar/Reza membuat shuttlecock sering kembali ke mereka seperti ombak pasang. Gim pertama 21-12 adalah sapuan angin yang merobohkan atap. Gim kedua 21-12 adalah tsunami kecil yang menyapu sisa-sisa perlawanan Malaysia. Ketika skor 2-0 terpampang, orang-orang mungkin mulai merasa butuh perahu karet.
Kemudian muncullah Ubed atau dalam konteks bencana, mungkin lebih akurat disebut letusan gunung berapi level internasional. Mohammad Zaki Ubaidillah meledak di lapangan, memuntahkan lava rally panjang dan smes-smes panas yang membuat Justin Hoh tampak seperti turis yang salah masuk zona merah. Gim pertama 21-12 menunjukkan letusan fase awal. Gim kedua 21-14 adalah pyroclastic flow, cepat, panas, tak bisa dihindari. Indonesia menang 3-0, dan Malaysia resmi masuk fase rehabilitasi mental.
Namun, seperti siklus alam, setelah badai besar biasanya datang hujan gerimis yang membuat hati agak sendu. Tim putri Indonesia berjuang luar biasa, tapi menghadapi Thailand yang menjadi tuan rumah, perjalanan mereka berakhir dengan perak.
Putri KW sebenarnya adalah kilat pembuka yang menyambar keras. Menang 21-8 di gim pertama, ia seperti petir yang memecah langit Bangkok. Lalu terjadi hujan deras di gim kedua, skor 13-21. Tapi di gim ketiga, Putri kembali menjadi badai lokal, menutup 21-18. Indonesia unggul 1-0, dan harapan naik seperti permukaan air pasang.
Gregoria Mariska Tunjung kemudian menghadapi Ratchanok Intanon. Jorji kewalahan melawan arus itu, kalah 12-21 dan 15-21. Skor menjadi 1-1, dan angin mulai berubah arah.
Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan Jongkolphan/Rawinda dalam duel bak topan yang saling beradu putaran. Namun Thailand lebih stabil sebagai pusat tekanannya. Kalah 19-21 dan 18-21, Indonesia tertinggal 1-2. Ester Nurumi Tri Wardoyo mencoba melawan Supanida Katethong, tapi angin dari tribun Thailand terlalu kencang. Ester kalah 15-21 dan 17-21. Thailand mengambil emas, Indonesia mendapatkan perak, sebuah hujan rintik yang tetap berharga.
Total 9 medali telah dikumpulkan Indonesia hingga 10 Desember 2025, 3 emas dari taekwondo poomsae team, kano mixed four 500 meter, dan beregu putra bulutangkis; 4 perak termasuk dari beregu putri; serta 2–3 perunggu dari cabang-cabang awal. Indonesia berada di posisi 2–3, bersaing ketat dengan Thailand dan Singapura.
)* Penulis adalah Ketua Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) Provinsi Kalimantan Barat
Post Views: 5

Continue Reading

Previous: Falsafah Huma Betang Sejalan dengan Asta Cipta dalam Penguatan Keluarga
Next: Air Mata Irine dan Kibaran Bendera Putih di Aceh Tamiang

Berita Lainnya

(FOTO: IST)
  • Opini

Air Mata Irine dan Kibaran Bendera Putih di Aceh Tamiang

Redaksi Desember 19, 2025
Pati Bikin Jakarta Was-was
  • Opini
  • Terkini

Pati Bikin Jakarta Was-was

Redaksi Agustus 15, 2025
Program Transmigrasi dan Semangat Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
  • Opini

Program Transmigrasi dan Semangat Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Redaksi Juli 21, 2025
kedai 05

Breaking News

Massa Bakar Gedung DPRD Makassar, Satu Perempuan dan Tiga Laki-laki Tewas Massa Bakar Gedung DPRD Makassar, Satu Perempuan dan Tiga Laki-laki Tewas 1
  • Breaking News
  • Terkini

Massa Bakar Gedung DPRD Makassar, Satu Perempuan dan Tiga Laki-laki Tewas

Agustus 30, 2025
Ini Kronologis Dua Siswi SMPN 9 Tewas Tenggelam di Ketimpun Ini Kronologis Dua Siswi SMPN 9 Tewas Tenggelam di Ketimpun 2
  • Top 4

Ini Kronologis Dua Siswi SMPN 9 Tewas Tenggelam di Ketimpun

Agustus 3, 2025
Tak Ada Pantai, Gosong Kahayan Pun Jadi Tak Ada Pantai, Gosong Kahayan Pun Jadi 3
  • Galeri Foto
  • Top 4

Tak Ada Pantai, Gosong Kahayan Pun Jadi

Agustus 1, 2025
Ditemukan di Parit G Obos Ujung, Motor Siapa Ini? Ditemukan di Parit G Obos Ujung, Motor Siapa Ini? 4
  • Top 4

Ditemukan di Parit G Obos Ujung, Motor Siapa Ini?

Juli 22, 2025
Dikeroyok Pemotor Mabuk, Driver Car Online Bocor Kepala Dikeroyok Pemotor Mabuk, Driver Car Online Bocor Kepala 5
  • Top 4

Dikeroyok Pemotor Mabuk, Driver Car Online Bocor Kepala

Juli 20, 2025

Peristiwa

Kakek di Tilung Tewas Membusuk, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
  • Peristiwa
  • Terkini

Kakek di Tilung Tewas Membusuk, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Redaksi Januari 15, 2026
Pembunuhan Mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat Disidangkan, Ini Pengakuan Pelaku
  • Peristiwa
  • Regional
  • Terkini

Pembunuhan Mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat Disidangkan, Ini Pengakuan Pelaku

Redaksi Januari 2, 2026
Influencer dan Aktivis Diteror, Bentuk Pembungkaman Kritik Publik
  • Nasional
  • Terkini

Influencer dan Aktivis Diteror, Bentuk Pembungkaman Kritik Publik

Redaksi Januari 2, 2026
Lecehkan Bendera Merah Putih, Konten Kreator Inggris Diserbu Netizen Indonesia
  • Nasional
  • Terkini

Lecehkan Bendera Merah Putih, Konten Kreator Inggris Diserbu Netizen Indonesia

Redaksi Desember 24, 2025
Falsafah Huma Betang Sejalan dengan Asta Cipta dalam Penguatan Keluarga
  • Nasional
  • Seputar Kalteng

Falsafah Huma Betang Sejalan dengan Asta Cipta dalam Penguatan Keluarga

Redaksi Desember 13, 2025
KH Ma’ruf Amin Resmi Pimpin Dewan Penasehat SMSI
  • Nasional
  • Terkini

KH Ma’ruf Amin Resmi Pimpin Dewan Penasehat SMSI

Redaksi November 4, 2025

Ragam

“Mabar Berkah Fest”, Bawa Kegembiraan Kampung Halaman ke Kampus UMPR
  • Galeri Foto
  • Terkini

“Mabar Berkah Fest”, Bawa Kegembiraan Kampung Halaman ke Kampus UMPR

Redaksi November 3, 2025
“Pesat” Palangka Raya Ikuti Upacara HUT RI, Goniarto: Onthel Alat Transportasi Para Pejuang
  • Historia
  • Komunitas
  • Kota Cantik
  • Terkini

“Pesat” Palangka Raya Ikuti Upacara HUT RI, Goniarto: Onthel Alat Transportasi Para Pejuang

Redaksi Agustus 19, 2025
“Parade Kebangsaan” Semarakkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI di PW Muhammadiyah Kalteng
  • Galeri Foto
  • Terkini

“Parade Kebangsaan” Semarakkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI di PW Muhammadiyah Kalteng

Redaksi Agustus 17, 2025
Serunya Lomba Manyauk Lauk di Museum Balanga
  • Budaya
  • Galeri Foto
  • Pendidikan
  • Terkini

Serunya Lomba Manyauk Lauk di Museum Balanga

Redaksi Agustus 11, 2025
Ini ‘Tugas’ Biawak di Komplek Perumahan Anda
  • Ragam
  • Terkini

Ini ‘Tugas’ Biawak di Komplek Perumahan Anda

Redaksi Agustus 8, 2025

Budaya

“Pesat” Palangka Raya Ikuti Upacara HUT RI, Goniarto: Onthel Alat Transportasi Para Pejuang
  • Historia
  • Komunitas
  • Kota Cantik
  • Terkini

“Pesat” Palangka Raya Ikuti Upacara HUT RI, Goniarto: Onthel Alat Transportasi Para Pejuang

Redaksi Agustus 19, 2025
Serunya Lomba Manyauk Lauk di Museum Balanga
  • Budaya
  • Galeri Foto
  • Pendidikan
  • Terkini

Serunya Lomba Manyauk Lauk di Museum Balanga

Redaksi Agustus 11, 2025
Museum Balanga Perkenalkan Budaya Kalteng Lewat Lomba Antar-SMA
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Terkini

Museum Balanga Perkenalkan Budaya Kalteng Lewat Lomba Antar-SMA

Redaksi Agustus 11, 2025
DSC_0519
  • Berita Foto
  • Kesenian

Festival Budaya Isen Mulang

Redaksi Agustus 1, 2025
Kisah Pilu Tampomas II dan Adam Air di ‘Segitiga Bemuda’ Indonesia
  • Historia
  • Terkini

Kisah Pilu Tampomas II dan Adam Air di ‘Segitiga Bemuda’ Indonesia

Redaksi Juli 30, 2025

Redaksional

  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • STANDARD PERLINDUNGAN PROFESI WARTAWAN
  • TENTANG REDAKSI
| copyright by edukalteng.