Para guru SMPN 2 Blora memantau secara daring peerapan sistem belajar siswanya dengan siswa lain di berbagai negara. (FOTO: IST)
Blora (edukalteng.com) – Dari Blora, Jawa Tengah, muncul sebuah inovasi pendidikan yang membanggakan. Seorang guru Bahasa Inggris dari SMP Negeri 2 Blora, Gartatik SPd, menciptakan sebuah program lintas negara bernama “Schools Without Borders” — sebuah terobosan pembelajaran yang membuka batas-batas ruang kelas dan menyatukan pelajar Indonesia dengan siswa dari berbagai belahan dunia.
Lewat program ini, siswa-siswi SMPN 2 Blora bisa belajar Bahasa Inggris secara langsung dengan pelajar luar negeri melalui berbagai platform digital seperti Zoom, Google Meet, atau Microsoft Teams. Mereka berdiskusi, melakukan presentasi, hingga menyelenggarakan pameran budaya secara daring. Tema-tema yang dibahas pun beragam, mulai dari makanan khas daerah, festival budaya, hingga kekayaan alam masing-masing negara peserta.
Tujuannya bukan hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kolaborasi lintas budaya, dan literasi digital. Pembelajaran menjadi lebih hidup, bermakna, dan kontekstual — bukan sekadar menghafal struktur kalimat, tapi menggunakannya dalam komunikasi nyata antarnegara.
Program ini sudah dijalankan sejak Juli 2011, dan hingga kini terus aktif menghubungkan siswa Blora dengan pelajar dari berbagai negara seperti Jepang, Malaysia, India, bahkan Afrika Selatan.
Salah satu kolaborasi terbaru pada tahun 2024 misalnya, mempertemukan siswa Blora dengan pelajar Jepang dalam proyek “With the World”, yang memperkuat semangat toleransi dan global citizenship sejak dini.
SMP Negeri 2 Blora sendiri merupakan sekolah dengan akreditasi A di Kelurahan Kedungjenar, Blora. Sekolah ini telah melayani hampir 1.000 siswa dan menjadi salah satu SMP terbaik di Kabupaten Blora berdasarkan jumlah medali yang diraih dalam kompetisi nasional dan internasional.
Inovasi ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan tidak harus berasal dari kota besar. Dari sebuah kota kecil di Blora, guru dan murid bisa menembus batas dunia, belajar bersama, saling mengenal, dan tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan global. (med/sar)