Panen perdana budidaya jamur tiram Rumah Jamur MTsN 2 Palangka Raya, Selasa (28/7/2025). (FOTO: DOK/MTSN)
Palangka Raya (edukalteng.com) – Budidaya jamur tiram siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Palangka Raya menunjukkan hasil menggembirakan. Selasa (29/7/2025) tadi madrasah tersebut menggelar panen perdana 15, 118 Kg jamur tiram.
Koordinator Rumah Jamur MTsN 2 Palangka Raya Shanti, menjelaskan, budidaya jamur tiram ini merupakan bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5-PPRA). Tujuannya untuk membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan nyata.
Salah satu implementasi proyek tersebut adalah pengelolaan rumah budidaya jamur tiram yang kini sudah berhasil dipanen. Dari panen perdana itu, didapatkan 15,118 Kg jamur tiram segar dengan hasil penjualan Rp 598 ribu untuk pemasukan madrasah.
“Panen ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah yang terlibat dalam proyek, mulai dari proses pembuatan baglog, perawatan jamur, hingga proses panen dan pemasaran. Peserta didik benar-benar aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan kegiatan,” ungkap Shanti.
Dia menambahkan, proyek rumah jamur ini tidak hanya mengajarkan keterampilan bercocok tanam para peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai gotong royong, kerja keras, mandiri, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama .
“Nilai-nilai inilah yang menjadi tujuan utama dari pelaksanaan P5-PPRA di madrasah kami,” ujarnya.
Terkait keberhasilan budidaya jamur tiram ini, Kepala MTsN 2 Kota Palangka Raya Dr Murjani MPd menyampaikan apresiasinya. Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi peserta didik dalam membangun karakter dan semangat kewirausahaan sejak dini.
“Proyek seperti ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sekaligus karakter Pancasila yang kuat dalam diri anak-anak kita,” ujar Murjani.
Dia berharap, budidaya jamur tiram ini dapat terus berkembang, baik dari segi kualitas produksi maupun strategi pemasarannya.
“Ini bisa menjadi salah satu ikon kegiatan unggulan berbasis karakter dan keterampilan hidup (life skill) dan juga momen refleksi bagi tim guru untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi,” tandasnya. (sar)
keren MTSN 2