Kawassan Gedung DPRD Makassar yang terbakar dalam demo anarkis, Jumat (29/08/2025) malam. (FOTO: IST)
Makassar (edukalteng.com) – Demo anarkis yang berujung dengan pembakaran Gedung DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) tadi malam menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Informasi terhimpun menyebutkan empat orang yang terjebak di gedung tersebut tewas terbakar.
Dikutip dari Liputan6 dan IDN Times, korban terdiri atas Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah atas nama Saiful Akbar, staf pendamping anggota DPRD Fraksi PDIP atas nama Sarina Wati, dan fotografer Humas DPRD Makassar atas nama Muhammad Akbar Basri.
Di luar gedung, turut menjadi korban driver ojek online (ojok) bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (26 tahun). Dia tewas dikeroyok massa gara-gara diduga anggota intelijen saat aksi demonstrasi di depan kampus Universitas Bosowa, Kota Makassar.
Selain korban meninggal, beberapa orang lainnya mengalami luka serius, termasuk tiga anggota Satpol PP yang terpaksa melompat dari lantai empat untuk menyelamatkan diri dari kobaran api. Hingga kini, proses identifikasi korban dan penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung.
Gedung DPRD Kota Makassar hangus terbakar setelah massa merangsek masuk dan menyulut api. Kobaran api dengan cepat melahap bangunan dan menyebabkan kepanikan di antara pejabat dan pegawai yang masih berada di dalam gedung. (net/sar)