PEMBUKAAN ajang "Belajar Bersama dan Lomba Tradisional" tingkat SMA sederajat se-Kota Palangka Raya UPT Museum Balanga, Senin (11/8/2025) pagi. (FOTO: SARIPUDIN)
Palangka Raya (edukalteng.com) – Semarak ajang “Belajar Bersama dan Lomba Tradisional” tingkat SMA sederajat se-Kota Palangka Raya resmi dimulai. Kegiatan tahunan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan khasanah seni dan budaya tradisional masyarakat Kalimantan Tengah kepada generasi muda.
Kegiatan yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Balanga ini dibuka resmi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, diwakili Plt Sekretaris Yosias.
Plt Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng Yosias saat membacakan sambutan tertulis Kepala Dinas, menyambut baik terlaksananya ajang seni dan budaya ini sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam mengembangkan potensi budaya daerah.
“Kegiatan ini dapat meningkatkan minat dan semangat generasi muda untuk bisa mengembangkan dan menggali inovasi serta kreativitas mereka untuk mendukung kemajuan kebudayaan khususnya kebudayaan di Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Yosias.

Di kegiatan yang sama, Kepala UPT Museum Balanga Hartini Titin kepada edukalteng.com menjelaskan, kegiatan Belajar Bersama dan Lomba Tradisional ini merupakan agenda tahunan yang digelar UPT Museum Balanga. Pada penyelenggaraan tahun 2025 ini, kegiatan digelar serangkaian dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan kampanye ajakan kunjungan ke Museum Balanga.
“Peserta yang kita undang sebanyak 38 SMA sederajat se-Kota Palangka Raya dan sekitarnya. Antusias peserta sangat besar. Karena itu kami menyampaikan terimakasih untuk semua sekolah dan pendidik yang berpartisipasi mengikutsertakan siswa-siswinya di kegiatan ini,” kata Titin.
Dia melanjutkan, adapun ajang yang diperlombakan antara lain, lomba manyauk lauk (menangguk ikan), lomba manyipet (menyumpit), lomba balogo, lomba habayang (gasing tradisional), dan lomba videografi. Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan Museum Negeri Balanga, Jalan Tjilik Riwut Km 2 Palangka Raya pada 11-20 Agustus 2025.
“Sesuai bentuk acara, di tahap pertama kita memperkenalkan dulu permainan-permainan tradisional ini ke peserta. Setelah mereka paham, baru kita laksanakan lomba,” ujarnya.
Titin menambahkan, kegiatan ini digelar dengan tujuan memperkenalkan khasanah budaya leluhur Kalteng, baik dalam bentuk aktivitas sehari-hari, permainan, dan olahraga tradisional.
“Melalui kegiatan ini kita mengajak generasi muda untuk ikut serta melestarikan kebudayaan luhur masyarakat Kalteng sejak masa lampau. Sekaligus juga menyiapkan peserta untuk nantinya berpartisipasi di ajang seperti Festival Budaya Isen Mulang dan lainnya,” tandas Kepala UPT Museum Balanga. (sar)