ILUSTRASI banjir rob. (FOTO: SARIPUDIN)
Banjarbaru (edukalteng.com) – Wilayah pesisir Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut. Warga pun diimbau untuk waspada banjir rob, terutama pada periode 19-24 Agustus 2025.
Dikutip dari BPost, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Syamsudin Noor telah mengeluarkan peringatan dini potensi air pasang di pesisir perairan Kalsel mulai Selasa (19/8/2025) besok.
Potensi pasang menyusul fase bulan mati yang dapat mengakibatkan peningkatan pasang air laut maksimum.
Pasang maksimum berpotensi terjadi sejak tanggal 19 – 24 Agustus 2025 atau selama 6 hari di wilayah perairan Muara Sungai Barito.
Pasang maksimum berpotensi terjadi pada pukul 04.00 – 09.00 Wita dengan ketinggian maksimum mencapai 2,6 meter.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir perairan Baritokuala, Banjar, Banjarmasin, dan Tanahlaut.
Selain itu, wilayah pesisir perairan Kotabaru juga berpotensi terjadi pasang maksimum mulai 22 – 27 Agustus 2025 pukul 06.00 – 09.00 wita dengan ketinggian maksimum mencapai 2,7 meter.
Wilayah yang berpotensi terdampak yaitu pesisir Kabupaten Tanahbumbu dan Kotabaru.
Kepala Stamet Syamsudin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenni Thalo mengimbau masyarakat yang berada dan beraktivitas di pesisir diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
“Masyarakat pesisir pantai diimbau agar selalu waspada untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut dan fenomena banjir pesisir (rob),” imbauanya. (net/sar)